Sabtu, 25 April 2015

FAKTA TENTANG KALIMAYA DAN BATUSEMPUR


Kalimaya
  1. Kalimaya adalah jenis batu permata (batu mulia) dari kelompok opal, yaitu mineral silika dengan formula SiO2.nH2O. Tidak berbentuk Kristal seperti kuarsa (amorf), mempunyai tingkat kekerasan 5.5 sd 6,5 pada skala Mohs.
  2. Nama Kalimaya berasal dari daerah Banten. Muncul dan popular sejak awal adanya kegiatan penggalian batu ini di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ada yang menyebutkan bahwa kalimaya berasal dari nama sungai yaitu Kali Maja tempat dimana awal aktifitas penggalian batu ini dilakukan.
  3. Penyebaran keterdapatan kalimaya berada di wilayah Kecamatan Maja, Sajira dan Cimarga, berada dalam batuan Formasi Genteng yang berumur Pliosen
  4. Kalimaya diklasifikasikan kedalam beberapa jenis seperti kalimaya susu, kristal, teh, bunglon hingga jarong. Dalam klasifikasi Australia terdiri atas beberapa jenis warna dasarnya, yaitu mulai dari light opal hingga black opal. Namun ada juga satu jenis opal, terutama yang berasal dari amerika selatan atau afrika dinamai fire opal, untuk jenis kalimaya banten maka fire opal bisa disetarakan dengan kalimaya teh, light opal sebagai kalimaya susu, sedangkan black opal sebagai jarong.
  5. Kalimaya sangat dihargai di kalangan pelaku usaha batu permata sehingga harganya lebih mahal dari opal Australia, opal Amerika maupun opal Afrika
  6. Diantara batu permata, opal menduduki tempat sebagai Ratunya Batu Permata “The Queen of Gems” (Shakespeare) dikarenakan didalam satu batu opal dapat disaksikan kemilau indahnya batu permata lain seperti, ruby, zamrud, topas, kecubung hingga sapphire melalui warna-warninya opal
  7. Konon disebutkan bahwa Mark Antony dari Roma, menghadiahkan cincin opal kepada Ratu Cleopatra yang dicintainya. Harga cincin tersebut bila disebandingkan, adalah seharga dua ribu ekor kuda yang bagus pada saat itu. Opal juga merupakan bagian terpenting dari perhiasan yang biasa dipakai oleh Ratu Elizabeth I (1533-1603). Begitu pula dengan Ratu Victoria (1837-1901).
  • Batusempur
  1. Batusempur adalah fosil kayu yang terkersikkan dengan komposisi silika berformula SiO2.nH2O;
  2. Nama batusempur dikenal pada awalnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian timur dan sekitar Jasinga-Leuwiliang, Kabupaten Bogor Jawa Barat;
  3. Sempur adalah nama sejenis kayu yang dikenal luas di masyarakat Jawa Barat dan Banten pada zaman dahulu. Saat ini pohon sempur yang dalam nama latinnya Dillenia suffructicosa merupakan jenis pohon yang sudah sangat langka;
  4. Batusempur di Banten terutama tersebar di wilayah Kabupaten Lebak. Namun demikian juga terdapat di Kabupaten Pandeglang, Serang dan di bagian selatan Kabupaten Tangerang;
  5. Formasi Batuan berumur Pliosen hingga Miosen (2 sd 26 juta tahun) seperti Formasi Bojongmanik, Formasi Genteng dan Tufa Cibaliung merupakan tempat keterdapatan batusempur atau fosil kayu di Provinsi Banten dan Jawa Barat;
  6. Fosil kayu terpanjang yang pernah dijumpai berukuran lebih dari 40 meter dari lokasi Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Daerah aliran sungai Ciberang merupakan tempat terdapatnya fosil-fosil kayu berukuran panjang
  7. Di Indonesia, fosil kayu tidak hanya dikenal di Banten dan Jawa Barat, namun juga di Sumatera dan Kalimantan. Di Sumatera, terutama di Jambi fosil kayu disebut sebagai Batu Sungkai yang diambil dari nama kayu. Sedangkan di Kalimantan, terutama Kalimantan Selatan dinamai Batu Ulin yang juga diambil dari nama kayu;
  8. Pemanfaatan batusempur pada mulanya dikalangan petani untuk mengasah perlalatan kerja seperti cangkul, parang dll.;
  9. Batusempur di kalangan pengusaha diklasifikasikan ke dalam jenis-jenis; beledug, porselen, semi akik dan akik. Kualitas terbaik adalah jenis akik;
  10. Batusempur mempunyai nilai ekonomis yang tinggi karena dapat dijadikan berbagai produk mulai dari hiasan, cenderamata sampai peralatan rumah tangga
Sumber : Bidang Bina Usaha dan Kerjasama
Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Banten
Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
Jln. KH. Syekh Nawawi Albantani-Curug Palima Kota Serang
Selengkap nya: - FAKTA TENTANG KALIMAYA DAN BATUSEMPUR

KALIMAYA, PERMATA KEBANGGAAN BANTEN


Kalimaya adalah sejenis mineral yang diklasifikasikan sebagai batumulia dengan nama popular opal. Kalimaya konon berasal dari nama tempat pertama kali dikenal dan dijumpai batumulia jenis ini, yaitu Kali Maja yang berada di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sedangkan opal berasal dari kata “opalus” bahasa latin dan “Upala” bahasa sansekerta yang berarti batu berharga, atau dari kata “opallios” dari bahasa Yunani yang berarti pergantian warna. Menurut istilah ilmiah opal adalah campuran dari silika dan air dengan formula SiO2.H2O. Opal terdiri atas opal alami “natural opal” dan opal hasil rekayasa. Yang akan dibahas disini tentu saja adalah opal alam yaitu opal yang tidak melalui proses rekayasa apapun kecuali proses pemotongan “cutting” dan pemolesan “polishing.
Dibandingkan dengan jenis batu permata lain, maka cukuplah apa yang tertulis dalam sejarah Romawi sebagai berikut :
The Roman historian Pliny the Elder wrote: “This most beautiful of gems combines the fire of the ruby, the brilliant purple of amethyst, and the sea-green of emerald; all shining together in glorious and incredible union”.

Batu permata tercantik ini mengkombinasikan merah menyalanya ruby, cemerlangnya ungu kecubung dan indahnya hijau-samudera zamrud, semua bersinar dengan sangat mentakjubkan dalam satu batu ini.
Kebanyakan opal yang sangat sering disebut-sebut, dijumpai di Australia, malah salah satu sumber menyebutkan bahwa 95 % opal yang ada di dunia berasal dari Australia, selebihnya Amerika Serikat, Meksiko serta beberapa Negara Afrika. Di pasaran opal terklasifikasi sebagai opal Australia dan opal Afrika, sedangkan di pasaran dalam negeri selain dikenal opal Australia dan opal Afrika juga dikenal opal Indonesia yang hampir keseluruhannya berasal dari daerah Banten.
Berdasarkan cirri-ciri fisik yang tampak serta kekedapannya (transparansi), maka opal secara umum terbagi dalam empat jenis yaitu Black opal, White opal, Boulder opal dan Crystal opal.
Black opal adalah jenis opal yang paling jarang dijumpai sekaligus merupakan jenis opal yang terindah. Apabila opal disebut-sebut sebagai ratunya batu permata ‘The Queen of Gemstones”, maka black opal adalah raja dari sang ratu, oleh karenanya black opal adalah jenis opal yang paling mahal harganya dan tentu saja paling banyak dicari. Untuk mereka yang membeli opal sebagai investasi, maka memiliki black opal adalah tujuan utamanya.
Keunikan, kecantikan dan pesona penampilan jenis opal ini adalah dari warna dasarnya yang gelap yang bervariasi dari abu-abu gelap hingga hitam pekat. Warna dasar yang gelap ini membuat variasi warna merah, jingga, kuning, hijau serta biru yang ada menjadi sangat hidup.
Selengkap nya: - KALIMAYA, PERMATA KEBANGGAAN BANTEN

Cascade Treatment - Awal perawatan Black Opal


Cascade Treatment adalah proses treatment awal yang mutlak harus kita lakukan, dalam usaha kita menjadikan Black Opal menjadi jarong. Dan “Cascade Treatment” ini bertujuan untuk mengeluarkan jelly pada badan Black Opal. Diharapkan setelah proses treatment ini, jelly atau getah Black Opal yang ada di badan Black Opal akan keluar dan merata di lapisan luar dari badan Black Opal. Anda akan melihat lapisan getah atau lapisan jelly berwarna putih-kabut segar pada sekeliling layer terluar dari B.O. Anda ingin tahu apa yang saya lakukan pada proses awal yang saya sebut dengan “Cascade Treatment” ini?. Atau mungkin anda masih ingin membaca artikel utama sebelum ini, “Cara memperlakukan batu permata Black Opal”  silahkan sobat pecinta kalimaya Black Opal semua, baca Cara memperlakukan kalimaya Black Opal pada artikel tersebut. Nah bahasan kali ini adalah treatment awal atau persiapan awal, sebelum kita melakukan treatment rutin, demi menjadikan batu kalimaya black opal menjadi jarong atau paling tidak, keluar warna. Tergantung bahan B.O, tehnik dan intensitas perawatan.

Cascade Treatment -Awal perawatan Black Opal

Baiklah langsung saja, berikut urutan dari “Cascade Treatment” agar jelly atau getah Black Opal yang ada di badan Black Opal akan keluar dan merata di lapisan luar dari badan Black Opal yang nantinya berguna untuk memperoleh hasil perawatan Black Opal yang maksimal.!!.


Cara melakukan "Cascade Treatment - Awal perawatan Black Opal". 

A. Jemur Black Opal di panas matahari pagi selama 3 sampai 4 jam, idealnya sinar matahari jam 9.00 pagi sampai dengan jam 13.00 siang.


B. Gosok dengan amplas kehalusan sedang, gosok sampai merata kecuali untuk titik yang sudah terlihat titik kembang warna.

Gosok dengan amplas kehalusan sedang, gosok sampai merata kecuali untuk titik yang sudah terlihat titik kembang warna.


C. Siapakan 2 wadah atau tempat yang tahan panas, untuk "Cascade treatment ", yang nanti akan kita gunanya :
Siapakan 2 wadah atau tempat untuk Cascade treatment

1. Tempat buat Black Opal yang sudah dijemur dan sudah diamplas rata. Tempat Black Opal ini harus tahan akan panas, misalnya bak steinless.

Tempat buat Black Opal yang sudah dijemur dan sudah diamplas rata. Tempat Black Opal ini harus anti panas, misalnya bak steinless

2. Tempat untuk minyak kelapa yang digunakan untuk merebus minyak kelapa. Tempat kedua ini juga harus tahan akan panas, misalnya bak steinless. 
 
Tempat untuk minyak kelapa yang digunakan untuk merebus minyak kelapa. Tempat kedua ini juga harus anti panas, misalnya bak steinless
D. Tempatkan Black Opal di bak steinless yang pertama. 
Tempatkan Black Opal di bak-steinless yang pertama

E.  Rebus minyak kelapa menggunakan di bak-steinless yang kedua sampai cukup panas, tapi awas jangan sampai terlalu panas karena bisa terbakar. Proses merebus minyak kelapa ini, harus kita lakukan diluar rumah, agar tidak membahayakan (kebakaran).
 
Rebus minyak kelapa menggunakan di bak-steinless yang kedua sampai cukup panas

F. Setelah minyak kelapa cukup panas, angkat dan “Siramkan” ke tempat yang sudah berisi Black Opal. Lakukan perlahan, jangan mengena langsung ke badan batu kalimaya Black Opal. 
Siramkan minyak kelapa panas ke tempat yang sudah berisi Black Opal
 
G. Tunggu sampai Black Opal dan minyak menjadi dingin, sambil lakukan pengecekan pada masing-masing B.O, apakah jelly sudah keluar dan berada dilapisan terluar dari black opal. 
Tunggu sampai Black Opal dan minyak menjadi dingin, sambil lakukan pengecekan pada masing-masing B.O, apakah jelly sudah keluar dan berada dilapisan terluar dari black opal

H. Lakukan langkah nomor “E”, “F” dan “G” sampai 2 atau 3 kali. Atau kalau anda mau, lakukan sampai jelly sudah keluar dan berada dilapisan terluar dari Black Opal.

 
Hasil dari Cascade Treatment - Awal perawatan Black Opal
 

Info Penting dari Cascade Treatment - Awal perawatan Black Opal :


a. Untuk melakukan Cascade Treatment ini, anda hendaklah melakukan seleksi bahan Black Opal, pilih bahan yang terdapat getah/jelly pada layer persis dibawah kulit Black Opal. Jangan buang-buang waktu percuma untuk bahan Black Opal yang tidak ada jelly.
 
b. Sebelum Black Opal di siram dengan minyak kelapa panas, jangan lupa selalu diamplas untuk membuka pori-pori Black Opal, sebagai jalan atau pintu keluarnya jelly.
 
c. Begitu juga sebelum dijemur di matahari, anda juga perlu menggosok atau sekedar memoles Black Opal. Tujuannya agar bekas minyak kelapa tidak menutupi jelly. Supaya jelly bisa segera mendapat sinar matahari yang dibutuhkan bagi Black Opal.

d. “Bekerjadengan panas adalah bencana bagi Black Opal”, demikian saran dari teman kita Ponco Niswanto. Perlu saya tegaskan disini, yang dimaksud dengan kata-kata diatas adalah “panas yang berlebihan”, bukan seperti yang saya lakukan pada “Cascade Treatment” ini. Mohon difahami porsi panas yang dibutuhkan Black Opal ini dengan benar. [google57230cb0ee915444.html]
Selengkap nya: - Cascade Treatment - Awal perawatan Black Opal

Cara memperlakukan batu permata Black Opal

  “Cara memperlakukanbatu permata Black Opal”.
 Kalimaya Black Opal, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita.Bagi pecinta kerajinan batu permata di seluruh Indonesia. Black Opal adalah jenis batu permata, yang berasal dari Banten di pulau Jawa bagian barat. Anda memiliki batu Black Opal ini?, kebanyakan para pencinta batu permata telah mengetahui dan memiliki batu dari Banten ini. 
Anda tahu cara merawat batu Black Opal ini?. Nah, pada posting kali ini saya akan membagikan kepada anda semua tentang bagaimana “Cara memperlakukan batu permata Black Opal”. 
Cara memperlakukan batu permata Black Opal
Sebelum ke pokok bahasan bagaimana “Cara memperlakukan batu permata Black Opal”, ada baiknya kita tahu bahwa karakter dari batu permata yang satu ini yaitu “Rapuh” alias mudah pecah. Ini disbabkan karena batu Kalimaya Blak Opal ini memiliki kandungan air yang tinggi. Jadi anda tahu harus bagaimana memperlakukan batu permata Black Opal ini kan?, iya hati-hati jangan sampai terkena benturan benda keras.

Setelah mengetahui karakter dari batu permata Black Opal ini, mari saya tunjukkan cara perawatan batu permata Black Opal, atau lebih tepatnya, “Caraagar batu permata Kalimaya Black Opal, segera keluar kembang. Atau bisa juga “Agar kembang Batu Kalimaya Black Opal, segera menjadi Jarong”. Setidaknya saya sudah berhasil membuat si kembang ini ditumbuhi kembang-kemban jarong yang sangat cantik, meskipun belum bisa dikatakan “Full!!”. Bagaimana, makin penasaran sobat?. Okay, langsung saja ke inti dari artikel ini. Dikarenakan Batu Kalimaya Black Opal ini mengandung banyak kandungan air, makanya dibutuhkan Air hujan untuk perawatan Batu Kalimaya Black Opal ini. Kalau anda susah mendapatkan air hujan, saya sarankan untuk menggatikan air hujan ini dengan Air Kelapa Hijau.

Caranya sebagai berikut :
1. Tempatkan Air hujan ke dalam gelas atau mangkok.
2. Masukkan Batu Kalimaya Black Opal kedalam gelas atau mangkok yg berisi Air hujan tersebut.
3. Jemur di sinar matahari selam kurang lebih 2 jam.
4. Simpan ditempat yang gelap dan suhu normal, misalnya di kolong meja, atau tempat yang tidak terkena sinar matahari atau lampu.
5. Lakukan langkah nomor 3 dan nomor 4, setiap hari. Sambil sesekali di periksa apakah sudah ada perkembangan.
6. Bersabar, sampai Batu Kalimaya Black Opal anda menjadi seperti yang kita inginkan.


Catatan tambahan :
1. Saat menjemur Batu Kalimaya Black Opal, air rendaman harus terkena sinar matahari langsung.
2. Setiap 7 hari (seminggu), poles dengan amplas halus dan bubuk intan. (Bagi yang belum tumbuh kembang sinar).
3. Bagi yang belum tumbuh kembang sinar, saya sarankan semua langkah diatas, dilakukan sebelum Batu Kalimaya Black Opal anda di bentuk. Setelah didapat titik-titik kembang, barulah dibentuk sesuai posisi yang dinginkan. Ini dimaksudkan agar bisa disesuaikan, yang sudah ada titik atau kembang sinar dibentuk untuk bagian atas Black Opal.


Pengalaman saya, untuk mendapatkan titik-titik kembang (sinar), saya memerlukan waktu kurang lebih 3 bulan. Tentu saja ini dipengaruhi dari bahan dan type dari Batu Kalimaya Black Opal anda, serta treatment yang anda lakukan. Agar lebih cepat didapatkan titik-titik kembang (sinar), anda bisa menambah lama waktu jemur dari Batu Kalimaya Black Opal anda setiap harinya. 
Demikian tadi “Cara memperlakukan batu permata Black Opal” sesuai pengalaman yang saya lakukan. Bila ada cara yang lebih efektif dan lebih efisien daripada cara saya yang saya bagikan diatas, silahkan berbagi untuk teman-teman pecinta Batu Kalimaya Black Opal, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
Selengkap nya: - Cara memperlakukan batu permata Black Opal

Jumat, 24 April 2015

Mengenal Batu akik kalimaya sintetis

pada edisi video kali ini, kita akan membahas tentang batu akik kalimaya atau sering di sebut black opal yang tidak natural atau sintetis. Batu akik kalimaya sintetis banyak sekali di jual para pedagang di pasar-pasar batu Indonesia, sehingga jika kita tidak hati-hati maka bisa di rugikan.
Batu akik kalimaya palsu atau sintetis ini banyak di buat dari plastic atau kaca atau gelas atau beling atau resin, sehingga harganya bisa sangat murah dibawah 50 ribu rupiah. Yang paling menonjol dari karakteristik batu kalimaya palsu ini adalah adanya kembang atau jarong yang merata pada permukaan batu dan tanpa kita senterpun warnanya sudah mencolok. Untuk batu yang di proses di laboratorium memiliki nama batu kalimaya kiosera yang memiliki kualitas bagus.

Batu kalimaya sintesis lainnya ada yang bernama kalimaya doblet yang memiliki dua lapisan, di mana lapisan pertama merupakan kalimaya asli sedangkan lapisan kedua  merupakan jenis batuan lainnya bisa dari jenis quart.
Dan jenis kalimaya lainnya adalah batu natural tetapi di proses dengan celupan untuk lebih lengkap kita bisa saksikan video dari youtue rubyrebus yang sangat mencerahkan kita semua…

Selengkap nya: - Mengenal Batu akik kalimaya sintetis

Mengenal Batu Akuarium dan Cara Merawatnya

Mengenal Batu Akuarium dan Cara Merawatnya
Batu akik akuarium adalah salah satu jenis batu akik yang lagi naik daun dan banyak diburu para pecinta batu akik. Banyak orang terpesona dengan batu akuarium ini karena keunikan dan keindahannya, Batu akuarium ini mempunyai warna dasar yang bening laksana kaca, dan di dalam batu tersebut kita bisa menyaksikan beragam ke indahan motif dan warna laksana pemandangan dibawah laut. Karena inilah yang mungkin menyebabkan batu ini dijuluki batu akik akuarium.
Batu akik akuarium atau biasa disebut juga phantom quartz terdiri atas dua jenis, yaitu phantom chalcedony dan phantom quartz, yang termasuk jenis phantom chalcedony adalah batu anggur dan jenis phantom quartz adalah kecubung lodolite serta quartz.
Untuk mencari batu akuarium saat ini sangat sulit, para penambang harus menggali hingga puluhan meter. Karena sulitnya dalam mendapatkan batu akuarium ini, maka tak heran jika batu akuarium atau di kenal juga dengan batu kecubung karang ini memiliki harga yang cukup tinggi, tidak lagi ratusan ribu tapi sudah jutaan rupiah.
Memiliki batu akuarium merupakan kebanggaan tersendiri. Namun untuk meningkatkan serta menjaga kualitas batu agar tetap indah dan mempesona, anda harus terampil dalam merawat batu akuarium anda. Jika anda termasuk yang beruntung sudah memiliki batu akuarium. Berikut ulasan singkat cara merawat batu akuarium agar selalu mengkilap. Berikut ulasannya.
  1. Siapkan air ber PH 9-10 dan botol atau toples.
  2. Rendam batu akuarium kedalam botol atau toples yang sudah berisi air ber PH tadi kurang lebih selama 1 jam.
  3. Jika sudah 1 jam angkat dan keringkan dengan kain katun atau kain halus.
  4. Olesi batu akuarium menggunakan baby oil secara merata.
  5. Seminggu sekali, gosok batu menggunakan kulit asli dengan langkah searah.
Demikian ulasan tentang Mengenal Batu Akuarium dan Cara Merawatnya, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Selengkap nya: - Mengenal Batu Akuarium dan Cara Merawatnya

Cara Mudah Mengeluarkan Jarong Batu Black Opal dengan kertas intan

Cara Mudah Mengeluarkan Jarong Batu Black Opal dengan kertas intan – saat paling di tunggu oleh para pemilik batu black opal banten atau batu kalimaya adalah pada saat si batu telah mengeluarkan jarong atau beragam warna yang indah pada permukaan batu hitam ini. Banyak cara teknik yang di coba untuk mengeluarkan jarong ini. Pada edisi kali ini, kami coba sajikan teknik dan cara mudah Mengeluarkan Jarong Batu  Black Opal dengan kertas intan.
Cara Mudah Mengeluarkan Jarong Batu Black Opal dengan kertas intan
batu black opal
Pertama, siapkan beberapa bahan berikut : Kertas intan, serbuk intan, minyak zaitun dan kertas Koran bekas.
Kedua, teknik treatment, gunakan kertas Koran sebagai alas, tuangkan serbuk intan pada ke atas kertas intan dan selanjutnya tuangkan minyak zaitun dan gosok secara merata batu black opal. Lakukan hal tersebut 3 kali sehari.
Demikianlah sekilas info tentang Cara Mudah Mengeluarkan Jarong Batu Black Opal dengan kertas intan, semoga bermanfaat. Salam sukses untuk anda.
Selengkap nya: - Cara Mudah Mengeluarkan Jarong Batu Black Opal dengan kertas intan

Nekt....

Terbaru

Get this widget here